dari Palestina sampai Indonesia

KETAHUAN BIADAB DAN BOHONGNYA ISRAEL

Posted in palestina by nurray on 28/03/2009

27/1/2009 komen di blog “Kado dari Kota Nabi” di bawah tulisan “Bani Israel .. bukan Yahudi”

mendiang Ariel Sharon, penjagal Libanon

mendiang Ariel Sharon, penjagal Libanon

Ketahuan betapa barbarnya agama anda, telah tersirat dalam kitab Al-Quran saudara bahwa bangsa Israel adalah bangsa terpilih, di akhir jaman semua bangsa akan berjalan didepanku untuk membuka pintu Sorga.
The Jews don’t go arount the streets showing their dead – shouting and singing revenge. The Jews do not kill athletes at the olympic games, kill civilians on buses, restaurants, shopping malls, at homes, etc.
PERHAPS THE MUSLIMS SHOULD RECONSIDER AND INVEST IN MAINSTREAM EDUCATION FOR THEIR CHILDREN INSTEAD OF BLAMING THE JEWS FOR ALL THEIR PROBLEMS. see link:
//www.road90.com/watch.php?id=DLcSUUAr1A

WHATEVER YOUR FEELINGS WITH REGARD TO THE CRISIS IN ISRAEL AND THE PALESTINIANS AND THE NEIGHBOURING ARAB STATES – EVEN IF YOU THINK THAT THE ISRAELIS ARE MORE TO BLAME, JUST CONSIDER THE TWO PHRASES BELOW – THEY SPEAK FOR THEMSELVES. IF THE ARABS IN THE WORLD PUT DOWN THEIR ARMS – THERE WOULD BE NO VIOLENCE. IF THE JEWS PUT DOWN THEIR ARMS TODAY – THERE WOULD BE NO ISRAEL.
Komentar oleh Ehud Olmer | Februari 7, 2009

Komen balasan untuk Ehud Olmert :
Barbar ?
Orang yg EQ-nya 3, pol, ngga kesampean yg 9. Coba deh, meteran baju yg 1,5 m dipakai buat buat ngukur lapangan bola, pasti kepayahan. Cape, deh.. Tentara Israel membelah perut wanita hamil, mencabut bayi yg tidak mengancam dan meledakkannya dgn dinamit, hanya karena dia arab, adalah tindakan barbar sesungguhnya. Berjuang merebut kemerdekaan, mengusir tentara rezim pendudukan adalah kewajiban muslim dan harga diri bangsa Palestina.

Bangsa terpilih ?
“Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan ( ingatlah pula ) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.” ( Qur’an, 2 : 47).

“Dan ( ingatlah ), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil ( yaitu ) : janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak2 yatim, orang2 miskin, serta ucapkanlah kata2 yg baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu selalu berpaling. ( Qur’an, 2 : 83 ).

“Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab ( Taurat ) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya ( berturut-turut ) sesudah itu dengan rasul2, dan telah Kami berikan bukti2 kebenaran ( mukjizat ) kepada Isa putra Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul-Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu ( pelajaran ) yg tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu angkuh ; maka beberapa orang ( diantara mereka ) kamu dustakan dan beberapa orang ( yg lain ) kamu bunuh ?” ( Qur’an, 2 : 87 ).
“..Demikian itu ( terjadi ) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas ( Qur’an, 2 : 61 ).

“Jangan membunuh. Jangan berzinah. Jangan mencuri. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. Jangan mengingini rumah sesamamu … ( Perjanjian Lama, Keluaran, 20:13-17 ).
Kitab Yosua, diplintir para rabbi tentara di Israel menjadi perang suci, yang bersandar pada keharusan sakral adanya pemusnahan atas penduduk yang ditaklukkan, menumpas dengan “mata pedang” segala sesuatu “baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun muda,” ( Yosua, 6:21 ).

“Dan apabila dikatakan kepada mereka : Berimanlah kepada Al Qur’an yg diturunkan Allah. Mereka berkata : ‘kami hanya akan beriman kepada apa yg diturunkan kepada kami’. Dan mereka kafir kepada Al Qur’an yg diturunkan sesudahnya, sedangkan Al Qur’an itu adalah ( Kitab ) yg hak, yg membenarkan apa yg ada pada mereka. Katakanlah : mengapa kamu dahulu membunuh nabi2 Allah jika benar kamu orang2 yg beriman ?” ( Qur’an, 2 : 91 ).

“Katakanlah : jika kamu ( menganggap bahwa ) kampung akhirat ( surga ) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginkanlah kematian ( mu sekarang ), jika kamu memang benar” ( Qur’an, 2 : 94 ).

“Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yg paling tamak pada kehidupan ( dunia ), bahkan ( lebih tamak ) dari orang musyrik. Masing2 mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yg mereka kerjakan.” ( Qur’an, 2 : 96 ).

Jadi ketahuan sekarang, bangsa Yahudi dilebihkan, bukan dalam arti masuk surga dengan merampas tanah Palestina. Tetapi dilebihkan dalam arti diselamatkan dari kekejaman fir’aun, diberi banyak nabi, diberi otak kiri/ materi dominan, dan mereka tidak bersyukur. Malah menjadi sombong dan ingkar. Surga dibuka untuk orang beriman dan taat di jalan-Nya. Siapa saja, tanpa memandang ras, asal usul atau kecerdasan otaknya.

Yahudi tidak membunuh atlit di olimpiade, warga sipil di bis, restoran, mal, rumah ?
Ah, masak ? Korban di Libanon, baik yg dijagal Sharon maupun Olmert sendiri, mayoritas sipil. Selain merudal kamp2 pengungsi Palestina, tentara Israel juga membunuh warga sipil Palestina di rumah, di sekolah, di kantor, di toko, pasar, mesjid, gereja, rumah sakit, ambulans, di jalanan dan di mana saja bahkan dalam keadaan mereka sudah sekarat. Ekstremis Yahudi terlalu sering berbohong sampai mereka percaya dengan kebohongan mereka sendiri.

Jika orang Arab meletakkan senjata, ngga ada kekerasan ?
Ini membual lagi. Dulu arab Palestina dengan ramah menerima kunjungan orang Yahudi, eh ngga tahunya malah diusir dari tanahnya, dibantai anak cucunya. Sekarang, apalagi. Dipenjara di tanah airnya sendiri. Itupun masih belum cukup. Ultranasionalis Yahudi kini bahkan berniat merampas habis tanah Palestina dari tuan rumahnya. Kebangetan rakusnya, kan ?
Untuk berdaulat, berdiri sama tinggi, sebuah negara mesti punya angkatan perang yg kuat. Karena kekuasaan cenderung menyimpang, maka perlu kekuatan untuk meluruskan pihak lain yang melampaui batas.
Jika Yahudi meletakkan senjata hari ini, yang benar, bangsa anda ngga akan habis, sehabis-habisnya, meski ngga ada negara Israel. Toh, lebih baik daripada anda tersiksa selamanya di neraka jahanam.

Ehud Olmert, PM Israel

Ehud Olmert, PM Israel

Ehud Olmert, PM Israel yang memerintahkan penyerbuan ke Libanon selatan ( thn 2007 ) dgn perkiraan 4 hari ternyata molor 34 hari dan menghabiskan dana antara 95-115 juta USD perhari. Dia jadi kacung negara2 imperialis Barat yang diketuai AS, yg ingin melucuti Hizbullah dan menduduki Libanon.

Olmert dan zionis Israel ditaruh di Palestina supaya bikin keributan di Timur Tengah, sehingga AS & sekutu bisa intervensi, ngasih kerjaan buat tentara & terus nyedot minyak bumi untuk melanjutkan gaya hidup rakyatnya yg boros ( populasi AS yg 5 % penduduk dunia ngabisin 25 % energi dunia ).

nurray1187@gmail.com

Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: