dari Palestina sampai Indonesia

YAHUDI MENGKHIANATI PIAGAM MADINAH DAN BERUSAHA MEMBUNUH NABI

Posted in dunia muslim by nurray on 28/03/2009

“Sesungguhnya, kamu ( hai Nabi ) mendapati kenyataan bahwa orang2 yang paling keras permusuhannya terhadap orang2 beriman ialah orang2 Yahudi dan orang2 musyrik.”

Untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Madinah, Nabi Muhammad Saw menandatangani 12 perjanjian damai dengan kaum Yahudi. Yahudi yang tidak senang dengan kebesaran Islam, lalu berusaha menguasai penduduk Madinah dengan kekuatan ekonomi. Merongrong kekuatan kaum muslim ; menghasut, menebar desas desus bohong, mengadu domba dan hendak membunuh Nabi.

Masjid Nabawi, di jantung kota Madinah

Masjid Nabawi, di jantung kota Madinah

Ka’ab bin Asyraf, pemimpin Yahudi menyeru kaumnya bergerak memerangi Nabi, mengejek dan menghina Nabi di hadapan kaum muslim. Nabi tidak menggubris. Kesabaran Nabi dipandang Ka’ab kelemahan Nabi dan kaum muslim. Sepulang dari Mekah, mendapat dukungan dari kaum musyrikin Mekah, Ka’ab mulai mengganggu para muslimah. Nabi, akhirnya membiarkan kaum muslim bertindak tegas pada Ka’ab. Sekelompok muslim mendatangi rumah Ka’ab. Abu Na’ilah, pemimpin muslim membujuk Ka’ab keluar rumah, lalu dibawa ke dekat Hiiratu Aridh untuk dibunuh.

Mendengar kematian Ka’ab, kaum Yahudi Madinah dicekam ketakutan luarbiasa. Mereka tahu kaum muslim tak segan bertindak keras bila teguran dan peringatan tak mereka gubris, apalagi sampai melanggar perjanjian damai yang telah disepakati bersama. Suatu hari, Nabi datang ke pemukiman Yahudi Bani Nadhir untuk menghimpun dana diyah bagi keluarga korban pembunuhan keliru Bani Kilab, sesuai pasal perjanjian. Ternyata orang Yahudi yang beliau datangi berkomplot membunuh Nabi. Amr bin Jahsy sebagai pelaksana.

Allah mengutus malaikat Jibril memberitahukan niat jahat tsb. Nabi langsung pergi, mengutus Muhammad bin Maslamah menyampaikan perintah Nabi pada Bani Nadhir ; “Dalam 10 hari, mereka harus sudah meninggalkan Madinah, tak boleh bermukim di dekat kota Madinah. Setelah batas waktu 10 hari, masih ada Yahudi Bani Nadhir berada di Madinah, ia akan dihukum mati.”

Dengan janji Abdullah bin Ubay, gembong kaum munafik yang akan membantu dengan 2000 orang, Bani Quraidzah, Bani Ghathafan, sekutunya, Bani Nadhir menolak pergi sampai terkepung kaum muslim. Rasulullah memerintah semua keluarga Bani Nadhir keluar Madinah membawa harta mereka, kecuali senjata. Sebagian besar menuju Khaibar, bersama pemimpin mereka, seperti Huyaiy bin Akhthab dan Salam bin Abil Haqiq. Sebagian lain ke Syam. Peristiwa pengusiran Bani Nadhir terjadi bulan Rabi’ul Awwal 4 H dan diabadikan di Qur’an al-Haysr ( Hidayah, Maret 2009 ).

Iklan
Tagged with:

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. asep supriadi said, on 07/04/2009 at 09:14

    asslamualaikum wr.wb. tolong ajarin ku tentang membuat blog,
    agar informasi tentang islam dapat kita sampaikan kepada sesama muslim yang lainny. terimakasih. ass wr.wb

  2. nurray said, on 10/04/2009 at 11:40

    @ Asep :
    Sy juga lagi belajar bikin blog, otodidak, trial error. Banyak buku yg mengupas pembuatan blog. Rasanya mereka lebih kompeten drpd sy. Muslim dianjurkan berdakwah walau hanya 1 ayat, termasuk menyampaikan info Islam. Kuncinya ketekunan.’Met belajar. Thanks komennya.
    Wass,
    Nurray


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: