dari Palestina sampai Indonesia

KTT G-20 besok : meningkatkan kebersamaan global mengatasi krisis keuangan global

Posted in internasional by nurray on 01/04/2009

Massa pengunjuk rasa menolak KTT G-20 dalam demo Financial Fools Day

Massa pengunjuk rasa menolak KTT G-20 dalam demo Financial Fools Day

Para pemimpin negara maju dan berkembang yang tergabung dalam Group 20 ( G-20 ) akan bertemu di London, Kamis ( 2/4/2009 ). G-20 adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah Uni Eropa. Anggotanya terdiri ; Argentina, Australia, Brazil, Inggris, Kanada, Cina, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Amerika Serikat dan 27 negara Uni Eropa.

Secara resmi G-20 dinamakan The Group of Twenty ( G-20 ) Finance Ministers and Central Bank Governors ( kelompok dua puluh menteri keuangan dan gubernur bank sentral ). Kelompok ini dibentuk tahun 1999, sebagai forum yang secara sistematis menghimpun kekuatan2 ekonomi maju dan berkembang untuk membahas isu2 penting perekonomian dunia. Sebagai forum ekonomi, G-20 lebih banyak menjadi ajang konsultasi dan kerja sama dalam berbagai hal yang berkaitan dengan sistem moneter internasional.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang tiba di London, Senin pukul 23.00 waktu setempat ( Selasa 31/3/2009 pukul 5.00 WIB ) bertemu PM Inggris, Gordon Brown di kantornya di Downing Street no.10, Selasa pagi. Presiden SBY juga menerima kunjungan kehormatan Mr.David Cameron ( ketua partai Konservatif Inggris ). Selanjutnya bertemu Kevin Ruud ( PM Australia ), Abhisit Vejajiva ( PM Thailand ), pangeran Andrew ( Duke of York ), pangeran Charles ( Prince of Wales ), Elizabeth II ( ratu Inggris ) di istana Buckingham. Selain itu juga akan melakukan pertemuan dengan Ban Ki-Moon ( sekjen PBB ), Taro Aso ) PM Jepang ) dan Barack Obama ( presiden AS ).

Puncak KTT G-20 akan dilaksanakan Kamis ( 2/4/2009 ). Pertemuan ini terutama untuk menghadapi kondisi buruk perekonomian dunia, menggalang kerja sama antara negara maju dan berkembang untuk memulihkan stabilitas keuangan dunia, menjamin masa depan cerah bagi seluruh bangsa di dunia dan mencegah terulangnya krisis ekonomi serupa di kemudian hari. Agenda yang dibahas kali ini ditujukan agar para anggota terus meningkatkan kebersamaan global dalam mengatasi dampak krisis keuangan global. Kesepakatan yang dicapai untuk mengatasi dampak krisis antara lain, komitmen semua negara anggota untuk melakukan counter cyclical policy, melalui stimulus fiskal, serta terus memacu arus perdagangan global. ( Dadan Wildan, staf Ahli Mensegneg/ PR, 1/4/2009 )

Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: