dari Palestina sampai Indonesia

HAMAS dan Gaza

Posted in palestina, pejuang by nurray on 15/04/2009

Fatah ( Harakat al-Tahrir al-Watani al-Filistini ) didirikan tahun 1954 oleh pelajar pengungsi di Gaza. Mereka ( diantaranya Yaser Arafat ) studi ke Mesir dengan membebaskan bangsa Palestina melalui perjuangan bersenjata. Fatah menjadi pasukan gerilyawan yang kuat. Di saat tentara Israel merepresi pejuang Fatah ), tahun 1970-an Syekh Ahmad Yasin pulang dari Kairo, membentuk organisasi sosial Islam,  berpatron ke Gerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir. Kegiatan mereka bakti sosial dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan. Israel membiarkan kegiatan karena ingin memanfaatkannya sebagai ‘kontra Fatah’.

Pendukung HAMAS

Pendukung HAMAS

Organisasi ini setelah banyak didukung rakyat kemudian berubah menjadi perjuangan bersenjata di bawah bendera Hamas ( Gerakan Perjuangan Islam, Harakah Al-Muqawwamah Al-Islaminyah ). Prinsipnya memerdekakan bangsa Palestina dan tidak mengakui keberadaan Israel.

Tahun 1964, Liga Arab mendirikan Organisasi Pembebasan Palestina ( Munazzamat al-Tahrir al-Filistiniyah ) atau PLO yang merupakan konfederasi berbagai partai dan organisasi yang berjuang membebaskan Palestina. Tahun 1967, Fatah bergabung dengan PLO. Tahun 1969, Yaser Arafat memimpin organisasi ini.

Semula, PLO bertujuan membebaskan Palestina dengan perjuangan bersenjata. Deklarasi awal PLO menyatakan pendirian negara Israel adalah ilegal. Belakangan, PLO menerima ide solusi 2 negara. Israel dan Palestina berdampingan secara damai. Tahun 1993, Yaser Arafat secara resmi mengakui eksistensi negara Israel dalam suratnya kepada PM Israel, Yitzak Rabin. Rabin membalas surat itu dengan menyatakan bahwa bagi Israel, PLO adalah wakil bangsa Palestina

Sejak awal pembentukan, Hamas dan Fatah berbeda. Hamas berideologi Islam, Fatah ( dan PLO ) berideologi nasionalis-sekuler. Perbedaan semakin tajam setelah Fatah dan PLO mengakui eksistensi Israel.

Perundingan Oslo, yang dimediasi AS menghasilkan berdirinya Otoritas Nasional Palestina ( PNA, The Palestinian National Authority ) tahun 1994. Otoritas Palestina dibentuk untuk mengontrol masalah sipil dan keamanan di kawasan urban Palestina ( Area A ), mengontrol hanya masalah sipil di daerah pinggiran Palestina (Area B). Wilayah lain, termasuk pemukiman-pemukiman Israel, lembah Jordan, dan jalan2 di antara kawasan2 Palestina  ( Area C ) di bawah kontrol Israel. Yerusalem Timur tak ada di perjanjian ini.

PNA dipimpin Presiden Otoritas Palestina, Yaser Arafat. Semasa Arafat, PNA menjadi perpanjangan tangan Israel dalam menekan perjuangan gerilyawan Palestina termasuk Hamas. Serangan terhadap Israel dianggap aksi teroris dan Otoritas Palestina wajib membasmi ‘teroris’ itu.

11 November 2004, Afarat wafat. Januari 2005, diadakan pilpres Otoritas Palestina. Hamas memboikot pemilu itu, yang lalu dimenangkan oleh Mahmoud Abbas, pemimpin Fatah pasca Arafat. Hamas ikut pileg Januari 2006, dan meraup 42,9% suara ( 74 dari 132 kursi ). Rakyat Palestina mendukung Hamas. Ismail Haniyah terpilih sebagai PM Palestina. Hamas dikategorikan organisasi teroris oleh Barat. Karena tidak mengakui keberadaan negara Israel, Barat menghentikan bantuan bagi PNA. Fatah tetap diberi bantuan. Selama proses demokrasi berlangsung di Palestina, Israel tak menghentikan serangannya. Hamas membalasnya. Mahmoud Abbas meminta Hamas menghentikan serangan. Fatah melancarkan upaya pembunuhan pada tokoh2 Hamas hingga menewaskan ratusan orang. Puncaknya, 14 Juni 2007, Presiden Otoritas Palestina membubarkan kabinet dan memecat Ismail Haniyah. Hamas menolak dan tetap menganggap Haniyah perdana menteri. Gaza lalu dikuasai Hamas dan Tepi Barat dikuasai Fatah.

Ismail Haniyah, PM Palestina dari HAMAS, pemenang pileg demokratis

Ismail Haniyah, PM Palestina dari HAMAS, pemenang pileg demokratis

12 Juni 2007, Gaza dikepung. Israel melarang semua kegiatan keluar masuk Gaza. Truk2 obat dan makanan dilarang masuk, sampai warga Gaza kelaparan, tanpa akses medis dan air. Pusat Nutrisi Anak Ard El Insan di Gaza City melaporkan, separoh anak2 Gaza kurang gizi. Pemadaman listrik membuat setengah  penduduk Gaza ( total populasi Gaza 1,5 juta orang ) kekurangan air bersih karena tidak bisa menghidupkan pompa air lebih dari 4-6 jam per hari.

Pengepungan Gaza menghancurkan 95% industri Gaza yang bergantung bahan mentah impor. 80% industri menutup usaha, sisanya beroperasi dengan 60% kapasitas. Bulan pertama pengepungan,Gaza rugi 20.6 juta USD. 3.190 industri ditutup, 65.800 pekerja yang menghidupi 450.000 anggota keluarga, kehilangan pekerjaan. Hari berikutnya makin banyak tutup.

Gaza dijajah Israel sejak 1967. Tahun 2005 Israel menyatakan mundur dari Gaza. Namun, militer Israel tetap membangun zona militer sekeliling Gaza dan mengontrol semua akses dengan dunia luar. Sejak Juni 2007, semua akses itu ditutup sama sekali. Anak2 meninggal dalam pelukan orangtuanya karena tak diizinkan keluar Gaza untuk perawatan medis.

Sejak Juni 2002, militer Israel membangun tembok sekeliling Tepi Barat. Pembangunan tembok itu berkelok-kelok menyimpang dari Jalur Hijau ( wilayah Israel ) dan mencaplok wilayah Tepi Barat. Area tembok itu zona militer bagi tentara Israel untuk menembak mati siapa pun yang masuk zona. Tembok itu merampas 58 % wilayah Tepi Barat bak penjara raksasa bagi penghuninya, seperti warga kota Qalqilya. Mereka tak bisa melihat matahari terbenam lagi karena tingginya Tembok Zionis.

Untuk pembangunan Tembok Zionis ini, tentara Israel menghancurkan ladang dan kebun2, 42.165 unit rumah, dan puluhan ribu hektar tanah milik warga Palestina. Pos2 militer Israel dibangun di mana2, menghalangi akses rakyat Palestina ke sekolah, klinik kesehatan dan tempat kerja. Keluarga2 dipisah secara paksa. Izin melewati pos tergantung selera penjaga. Hal biasa anak mati dalam pelukan ibunya karena dihalangi tentara Israel ketika hendak pergi ke rumah sakit.

Jalan yang diizinkan untuk orang Palestina sangat buruk. Ada beberapa pos penjagaan di sana, baik yang lama maupun yang tiba-tiba saja dibangun. Setiap mobil dihentikan. Antrian panjang selalu terjadi. Tiap orang diperiksa satu persatu, ditanyai nama, kartu identitas, dan tempat kerja. Terkadang tidak ditanyai apapun. Keberadaan pos militer ini bukan demi keamanan, tapi lebih sebagai alat psikologis untuk menghina penduduk. Proses keluar-masuk Ramalah bisa makan waktu 4-6 jam. Tentara Israel menghentikan mobil yang mencoba menghindar, memecahkan ban, mengambil kunci dan kartu pengenal si supir, lalu menghempaskan lelaki tua itu ke tanah, menginjaknya dan mengkasarinya.

Menurut Mohammed Tull, pekerja di Ramallah, media Barat kerap membantu Israel menutupi semua kejahatannya. Di mata CNN, semua warga Palestina yang terbunuh adalah teroris atau calon teroris. Semua kerusakan yang terjadi di Palestina adalah dampak wajar bagi Israel yang membela diri. Seolah semua yang terjadi tak ada  alasan riil, tanpa mengkaji latar belakang sejarah. Orang Palestina digambarkan sebagai pengacau tak berotak yang mencari kesulitan sendiri, bukan demi orang2 yang dihancurkan tanpa belas kasihan. Reporter seolah lupa fakta utama dari semua ini : Israel adalah kekuatan penjajah, dan bangsa Palestina adalah orang yang terjajah.

“Tentara Israel membuat orang Palestina hampir tak mungkin melakukan aktivitas sehari-hari yang sederhana ; pergi bekerja, ke dokter, mengunjungi teman di desa sebelah, atau bahkan membeli makanan. Lalu, orang2 Israel keheranan, mengapa kami sedemikian marah?” tulis Tull.”Haruskah kami semua bunuh diri dulu sebelum dunia memahami keadilan bagi bangsa yang merindukan kemerdekaan?”

( Dina Sulaeman, 11/5/2008 )

Pengeboman Gaza oleh Israel

Pengeboman Gaza oleh Israel

Tagged with:

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. islamarket.net said, on 15/04/2009 at 12:44

    apakah masih kurang bukti bahwa israel adalah teroris?

  2. nurray said, on 15/04/2009 at 13:26

    @ Islamarket :
    Ya tuh, bukti sudah berlimpah ruah, tapi selama faham kapitalisme masih di anut banyak negara di berbagai belahan bumi, selama itu AS, Israel & sekutu Eropanya masih bisa tenang2 saja. Pemimpin kuat dari sistim kekhalifahan Islam yang bisa menghentikan teroris Israel cs. Trims komennya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: