dari Palestina sampai Indonesia

50.000 rakyat Sri Lanka terjebak di zona pertempuran pihak militer dan kelompok Macan Tamil.

Posted in internasional by nurray on 28/04/2009
Unjuk rasa mendukung kelompok Macan Tamil

Unjuk rasa mendukung kelompok Macan Tamil

Sedikitnya 6500 warga sipil tewas dan 13.000 luka2 akibat pertempuran di Sri Lanka dalam 3 bulan terakhir. Pemerintah Sri Lanka terus melakukan serangan untuk memberantas pemberontak dan mengakhiri perang saudara yang sudah berlangsung selama 25 tahun.

Elizabeth Byrs, jubir PBB, memperkirakan 50.000 orang masih terjebak di zona perang. Brigadir Shavendra Silva, komandan tertinggi di zona konflik, mengatakan laporan intelejen mengindikasikan pemimpin pemberontakan Velupillai Prabhakaran dan pejabat Macan Tamil masih bersembunyi di kantong2 wilayah yang dikuasai gerilyawan.

Sementara itu, India yang mendapat tekanan dari warga Tamil saat pemilu nasional, telah mengirim penasehat keamanan nasional, MK.Narayanan dan menlu Shivshankar Menon ke Sri Lanka untuk mendesak gencatan senjata. Dua utusan India itu bertemu dengan presiden Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa.”Kami tidak senang dengan berlanjutnya pembunuhan di Sri Lanka. Semua pembunuhan harus dihentikan,” ujar jubir Kementrian Luar Negeri, Vishu Prakash.

Pihak militer mengatakan serangan2 dilakukan terhadap pemberontak merupakan upaya mengakhiri perang sipil dan pemberontakan. Mereka mengatakan warga sipil yang terbunuh merupakan anggota pemberontak yang mengenakan pakaian sipil. Berdasarkan data yang disebarkan PBB kepada para diplomat di Sri Lanka, ada 6.432 warga sipil tewas dan 13.946 terluka dalam 3 bulan terakhir. Tingkat kematian warga sipil terus meningkat tajam menyusul pertempuran yang semakin luas dan runcing. Menurut laporan tsb, rata2 warga sipil tewas 33 orang perhari akhir Januari. Jumlah itu melambung menjadi 116 orang perhari, April ini. Lebih dari 5.500 orang tewas terbunuh di wilayah yang dideklarasikan pemerintah sebagai zona aman.

“Kami dengan keras mengecam organisasi teroris yang menggunakan penduduk sipil sebagai tameng manusia dan tidak mengizinkan mereka meninggalkan kawasan konflik,”kata duta besar Claude Heller, presiden Dewan Keamanan PBB dari Meksiko. Heller meminta pemerintah Sri Lanka mengizinkan lembaga2 bantuan membantu mereka yang berada di daerah pertempuran. Sri Lanka tidak secara resmi berada dalam agenda pembahasan Dewan Keamanan PBB, yang digelar beberapa hari lalu. DK PBB dikritik karena tidak bisa bertindak di tengah konflik yang semakin memuncak. Sejumlah diplomat menyatakan, negara2 seperti Rusia dan Cina melihat situasi di Sri Lanka seperti perang saudara, bukan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional. ( AP/PR, 25/4/2009 )

Jaringan situs web yang memiliki hubungan dengan Macan Tamil melaporkan Senin pagi, militer telah menembakkan artileri dan pesawat2 jet tempur militer telah menjatuhkan sekitar 14 bom di zona perang, menewaskan sejumlah warga sipil, serta melukai 200 warga. Macan Tamil menyatakan tak akan menyerah dan akan tetap berjuang hingga permintaan legitimasi mereka terpenuhi, kata Seevaratnam Puleedevan, Senin, beberapa jam setelah pemerintah menolak permintaan Macan Tamil untuk gencatan senjata.

Macan Tamil Eelam sudah melancarkan pertempuran untuk mendapat kemerdekaan di wilayah mayoritas Sinhala sejak tahun 1972. ( AP/PR, 28/4/2009 )

Iklan
Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: