dari Palestina sampai Indonesia

Negara lelucon, Israel minta diakui oleh negara tanpa militer, Palestina ?

Posted in palestina by nurray on 22/06/2009

Negara lelucon, Israel minta diakui oleh negara tanpa militer, Palestina ?

PM Israel Benjamin Netanyahu untuk pertama kalinya menyatakan menerima negara Palestina, dengan syarat sangat berat, Senin ( 15/6/2009 ). Syarat itu akan menutup peluang damai, yaitu rakyat Palestina harus mengakui Israel sebagai negara Yahudi. Palestina diakui sebagai negara asal tak punya kekuatan militer, tak punya kontrol kawasan udara, tak punya pakta militer dan Israel terjamin keamanannya.

( Jadi, kalau ada roket masuk ke wilayah Israel, atau orang Israel berpakaian Arab lalu menembaki wilayahnya sendiri lalu menuduh pejuang Palestina sebagai pelakunya seperti yang sudah2, Israel bisa melakukan serangan militer seenak perut ke wilayah Palestina yang sudah ringkih ? syarat yang menggelikan sekaligus melecehkan nalar. Obama, Hillary adem ayem aja. Bisa ditebak, as usual_nur ).

Perluasan permukiman Yahudi di Palestina

Perluasan permukiman Yahudi di Palestina

“Maka kami akan siap menyepakati pada masa mendatang untuk memecahkan masalah, dimana keberadaan sebuah negara demiliterisasi Palestina berdampingan dengan negara Yahudi,”kata Netanyahu dalam pidatonya di parlemen menandai 11 pekan masa pemerintahannya.

“Pidato Netanyahu telah menutup pintu secara permanen status perundingan. Kami meminta dunia tidak terbodohkan dengan istilah negara Palestina karena kecakapannya. Ia mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota Israel dan mengatakan masalah pengungsi tidak menjadi bagian perundingan, serta perluasan permukiman ( Israel di wilayah Palestina ) tetap berjalan. Proses perdamaian telah berjalan sangat lambat. Hari ini Netanyahu telah terlempar ke belakang,”kata Saeb Erekat, perunding senior Palestina, Senin ( 15/6/2009 ).

Washington dan negara2 Eropa menyambut pidato Netanyahu itu sebagai langkah paling penting. Rakyat Palestina mengecam dan menyebut PM itu telah menyabotase upaya2 perdamaian. Bahkan, para pengamat di Israel mengatakan pidatonya hanya retorika belaka, sekedar membuat senang Amerika.”Ia berusaha memberi tekanan internasional, namun langkahnya takkan berjalan di lapangan,” kata Ayoob Kara, anggota parlemen partai Likud. Ron Pundak, pengamat politik, mengatakan, Netanyahu akhirnya mengatakan negara Palestina, namun syaratnya takkan diterima rakyat Palestina. Rakyat Palestina telah lama menolak mengakui Israel sebagai tanah air dari bangsa Yahudi. Karena hal itu akan menghilangkan hak kembalinya pengungsi Palestina yang berjumlah sekitar 4,6 juta jiwa yang tersebar di berbagai negara di Timur Tengah.

Pemuda Palestina melawan tank Israel

Pemuda Palestina melawan tank Israel

Yasser Abed Rabbo, pembantu senior Mahmoud Abbas, beberapa saat setelah pidato Netanyahu, mengatakan,”Ia berbicara tentang negara Palestina dengan substansi kosong.” ( AFP/Al-Jazeera/PR, 16/6/2009 )

Sejumlah pemimpin negara Arab dan Palestina, Selasa ( 16/6/2009 ), mengungkapkan rasa frustasinya terhadap syarat berat Netanyahu ; Palestina harus mengakui Israel sebagai negara Yahudi. Hal itu tak termasuk dalam kesepakatan2 Palestina-Israel sebelumnya. Syarat itu mengesampingkan kembalinya para pengungsi Palestina ke Israel, yang salah satu kunci pembicaraan perdamaian. Permintaan Israel itu juga menciptakan kekuatiran warga Palestina menyangkut status sekitar satu juta warga Arab-Israel yang berada di Israel.

Presiden Mesir, Hosni Mubarak mengatakan, tuntutan Israel agar Palestina menerima kehadiran Israel sebagai negara Yahudi telah menghancurkan kemungkinan tercapainya kesepakatan damai. Sementara itu, pemerintah Palestina ingin aktivitas pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat sesuai dengan kesepakatan sebelumnya, dibekukan secara total.

Kendati memberatkan Palestina, Barack Obama, presiden AS, menyambut positif langkah Netanyahu, dan mendukung demiliterisasi negara Palestina. Dukungan Obama tsb disampaikan, Senin ( 15/6/2009 ) waktu setempat, meski sejumlah pemimpin Arab mengecam permintaan Netanyahu itu. Obama meminta Israel menghentikan kegiatan perluasan permukiman di Tepi Barat, yang hingga kini belum ada tanda2 akan dihentikan. Obama mengatakan paling tidak pidato Netanyahu membuka kemungkinan dimulainya pembicaraan serius, meski ia menggarisbawahi “syarat yang begitu banyak”.

Netanyahu menginginkan dimulai pembicaraan dengan prasyarat terlebih dahulu. Ia menginginkan Yerusalem bagian dari ibukota Israel. ( AFP/BBC/PR, 17/6/2009 )

Komen Nurray : Israel sudah terlalu sering melanggar. Perdamaian hanya mainan baginya untuk memperluas wilayah. Saya merasa, hanya kekuatan militer dari dunia muslim yang bersatu, yang bisa menjinakkan Israel hingga menjadi sebuah wilayah propinsi saja di bawah kekhalifahan Islam di Timur Tengah. Itu pun jika zionis Israel punah ( sesuai rencana Allah di Qur’an : Al Isra’), tinggal Yahudi ortodoks ( yang jaman Shalahudin, tahun 1187, dibiarkan hidup dan tinggal di Yerusalem ) yang masih memegang ajaran murni nabi Musa dan kaum nasrani yang masih memegang teguh ajaran asli Nabi Isa. Apakah pemimpin kuat yang ditunggu Timur Tengah adalah Imam Mahdi ? Dekatkah dengan masa kita ?


free html visitor counters
hit counter

Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: