dari Palestina sampai Indonesia

AS ingin mengembalikan pamornya di ARF, Thailand

Posted in internasional by nurray on 22/07/2009
Hillary Clinton, menlu AS & Hasan Wirayuda, menlu Indonesia, keduanya hadir di pertemuan ARF di Thailand

Hillary Clinton, menlu AS & Hasan Wirayuda, menlu Indonesia, keduanya hadir di pertemuan ARF di Thailand

Menlu AS, Hillary Rodham Clinton, Selasa ( 21/7/2009 ) tiba di Thailand untuk menghadiri Forum Regional Perhimpunan Negara2 Asia Tenggara ( ARF ), yang akan membahas ancaman Korea Utara ( Korut ), catatan HAM Myanmar dan terorisme.

Korut menarik diri dari pembicaraan setelah PBB mengecam uji coba rudal jarak jauhnya awal April lalu. Menlu Korut menolak menghadiri forum itu, tetapi mengutus duta besar kelilingnya ke pertemuan 27 negara itu, termasuk AS dan Uni Eropa.

ARF juga akan membicarakan rekor hak asasi manusia di Myanmar yang mengundang kecaman internasional karena mengadili Aung San Suu Kyi. Myanmar, anggota ASEAN yang paling banyak masalah sejak bergabung tahun 1997, menunjukkan sikapnya dengan tidak mengijinkan sekjen PBB, Ban Ki-moon, mengunjungi pemimpin oposisi itu, ketika melawat ke Myanmar.

Hillary diperkirakan akan membahas ekonomi regional dan aksi bersama menangani flu babi, serta bertemu mitranya dari Vietnam, Laos dan Kamboja, untuk mendiskusikan masalah kesehatan, lingkungan dan sungai Mekong, yang mengkhawatirkan.

ARF juga akan membahas masalah terorisme menyusul ledakan bom di 2 hotel di Jakarta. Indonesia, negara kunci di ASEAN, yang dikunjungi Hillary dalam lawatan pertamanya ke luar negeri.

Hillary akan menandatangani pakta non agresi dengan ASEAN sebagai upaya mengurangi pengaruh Cina. Dalam beberapa tahun belakangan ini, Washington telah kehilangan ruang dalam menangani politik dan masalah keamanan di kawasan Asia Tenggara.

Keamanan di resor Phuket dijaga sangat ketat oleh ribuan personel militer dan polisi, mencegah terulangnya insiden bulan April lalu, ketika pengunjuk rasa anti pemerintah menggagalkan penyelenggaraan KTT ASEAN di Thailand.

“Thailand melakukan penjagaan sangat ketat untuk semua menteri luar negeri. Namun, saya mendapat perintah agar lebih bersiaga untuk delegasi Amerika Serikat,” kata Deputi Perdana Menteri Thailand, Suthep Thaugsuban. ( AFP/PR, 22/7/2009 )

free html visitor counters
hit counter
Iklan
Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: