dari Palestina sampai Indonesia

Film “Emad Akel” memulai Hamaswood.

Posted in palestina by nurray on 22/07/2009
Warga Gaza siap menonton film "Emad Akel" produksi Hamaswood.

Warga Gaza siap menonton film "Emad Akel" produksi Hamaswood.

Industri perfilman mulai merambah Gaza. Film perdana yang menjadi bibit industri film di Gaza yang dikuasai Hamas melibatkan sekelompok bintang lokal yang sama cantiknya dengan bintang2 Hollywood. Dilansir dalam sebuah laporan, Sabtu ( 18/7/2009 ), film pertama militan Islam itu dibuat untuk menghormati petinggi Hamas.

Film perdana tsb menghabiskan dana 200 ribu dolar AS dan waktu 10 bulan. Film diputar di depan warga terpencil.”Ini Hamaswood bukan Hollywood. Kami mencoba membuat seni Islami berkualitas dengan mempertahankan norma, yakni tanpa adegan provokatif ( sensual ),” kata Fathi Hamad, Menteri Dalam Negeri Hamas, setelah film perdana itu ditayangkan pada Jumat ( 17/7/2009 ) malam waktu setempat di Universitas Islam kota Gaza.

Hamad produser film “Emad Akel”. Skenario film dibuat Mahmoud Zahar, tokoh kuat Gaza, salah seorang perancang kelompok yang mengambil alih Gaza, 2 tahun lalu. Zahar yang terkenal tegas adalah seorang dokter. Dari tangannya telah lahir 3 novel dan 2 skenario film.

Film berjudul “Emad Akel” berkisah tentang Emad Akel, komandan sayap militer Hamas, yang tewas dalam pertempuran dengan pasukan Israel di Gaza tahun 1993. Akel yang pada saat itu berusia 23 tahun dijuluki “sang hantu” karena kemampuannya menyamar, termasuk berpakaian seperti penduduk Yahudi lengkap dengan kopiahnya. Pada awal 1990-an, Akel menjadi orang yang paling dicari Israel karena dianggap terlibat dalam sejumlah serangan yang menewaskan 11 prajurit Israel, 1 warga Israel dan 4 warga Palestina yang membelot.

Film berdurasi 2 jam itu dipenuhi banyak aksi. Dalam film tsb, sang pahlawan dengan sigap membuka mobil dan menembaki prajurit Israel, mendapat teriakan dan tepuk tangan meriah penonton. Tidak ada selipan kisah romantis dan sang aktris semuanya mengenakan jubah dan kerudung.

Sejumlah aktor memerankan karakter Israel. Mereka berperan sebagai prajurit Israel, perdana menteri Yitzhak Rabin dan kepala staf militer yang kala itu dijabat Ehud Barak. Karakter Israel berdialog dengan bahasa Hebrew ( Yahudi ) dengan aksen Arab yang kental. Dialog mereka diterjemahkan ke teks Arab.

Rabin sering menyalahkan Barak, yang kini menjadi menteri pertahanan Israel, karena tak mampu menghentikan pejuang Hamas. Prajurit Israel selalu terlihat tertidur dan membujuk warga Palestina untuk bekerja sama dengan imbalan wanita dan alcohol.

Para pemeran merupakan pemain amatir dari Gaza. Ikut main tukang kayu berusia 57 tahun, Mohammed Abu Rous, yang memerankan Rabin yang dibunuh tahun 1995 oleh ultranasionalis Yahudi.”Saya ingin melayani Palestina seperti Rabin melayani Yahudi,” ujar Abu Rous.

Hamad dan Zahar berencana membuat film selanjutnya tentang pejuang Palestina bernama Izzedine al-Qassam. Nama yang selanjutnya dijadikan nama sayap militer Hamas. Akan tetapi, mereka kesulitan mengambil lokasi pembuatan film, karena terletak di kota Haifa yang saat ini dikuasai Israel. Zahar mengatakan, membuat film merupakan cara lain bagi Palestina untuk melawan kekejaman Israel.

Hamas berharap suatu hari industri film dan media mereka berkembang. Hamas menyatakan, siap mengoperasikan satelit untuk stasiun televisi, stasiun radio dan belasan situs web berita. Isolasi yang menimpa Gaza, memicu Gaza memulai industri film mereka sendiri.

Gaza tidak memiliki gedung bioskop. Bioskop Gaza ditutup akhir 1980-an menyusul pendudukan pertama Israel. Aktivitas hiburan di Palestina sejak saat itu tak pernah menggeliat. ( PR, 21/7/2009 ). Kehadiran film “Emad Akel” memulai kebangkitannya kembali.


free html visitor counters
hit counter
Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: