dari Palestina sampai Indonesia

Rekonsiliasi Hamas – Fatah, mediasi Mesir, untuk melawan pendudukan Israel.

Posted in palestina by nurray on 05/01/2010

Penguasa Jalur Gaza : Hamas. Tapi Barat emoh mengakui. Inginnya, Fatah dan Hamas terus berselisih, sampai habis sendiri. Mereka tinggal ongkang2 kaki.

Menlu Israel, Avigdor Lieberman, Minggu ( 3/1/2009 ) mempertanyakan kekuasaan presiden Palestina, Mahmud Abbas ( Abu Mazen ), apakah mewakili seluruh rakyat Palestina atau tidak, karena ia tidak memiliki kekuasaan di Jalur Gaza. Di Tepi Barat pun meragukan. Menandatangani persetujuan dengan Abu Mazen adalah menandatangani perjanjian dengan Fatah, katanya di radio publik. Lieberman adalah figur yang berpandangan sangat keras terhadap Hamas dan Palestina.

“Kami tidak ingin membeli tiket masuk untuk perundingan2,”kata Lieberman tentang tuntutan Palestina bahwa perundingan damai hanya dapat dimulai kembali jika Israel membekukan seluruh pembangunan permukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat yang didudukinya.”Kehormatan nasional adalah satu nilai penting di Timur Tengah dan waktu bagi sikap2 menjilat telah berlalu. Kita tidak perlu menerapkan tuntutan2 palsu dalam satu usaha yang baik.”

Pernyataan Fatah dalam ulang tahunnya yang ke-45 berikrar akan meningkatkan perjuangannya melawan pendudukan Israel dengan unjuk rasa dan diplomasi. Mereka akan melakukan segala upaya untuk memulihkan persatuan nasional Palestina dan menguasai kembali Jalur Gaza dari Hamas. Dua gerakan utama Palestina itu terbelah secara geografis sejak Hamas menguasai Gaza tahun 2007. Pemimpin Hamas, Khaled Meshaal, Minggu ( 3/1/2010 ) berkunjung ke Arab Saudi dalam upaya meratakan jalan bagi kemungkinan rekonsiliasi antar faksi yang bertikai.

Mesir sebelumnya menyatakan setuju menjadi tuan rumah putaran baru perundingan rekonsiliasi antar faksi di Palestina. Eyad Al-Sarraj, anggota delegasi independen Palestina untuk perundingan Kairo, mengatakan Mesir telahs setuju mengundang faksi Hamas dan Fatah untuk menghadiri perundingan rekonsiliasi. Fatah dan Hamas saling tuduh menyangkut pembunuhan para pendukung mereka di wilayah2 yang berada dalam kekuasaan mereka. Sementara, kelompok2 hak asasi manusia menuduh kedua kelompok itu melakukan penahanan sewenang2 dan saling menganiaya lawan yang mereka tahan.

Perseteruan dalam negeri antara Hamas dan Fatah kian melemahkan posisi tawar Palestina di meja perundingan. Hamas jelas2 ditolak keberadaannya sebagai institusi resmi oleh Barat kendati kekuasaannya sangat nyata di Jalur Gaza. Barat menempatkan Hamas sebagai organisasi teroris. Sementara, Fatah dan Abbas, kekuasaannya atas seluruh Palestina disangsikan, seperti dikemukakan Lieberman. ( AFP/Ant/ Reuters/ Xinhua-OANA/PR, 4/1/2010 )

Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: